RESUME PRAKTIKUM BASIS DATA
Disusun Oleh :
Nama : Surya Adi Prasetyo
NIM : 191080200106
Kelompok :13
LABORATORIUM INFORMATIKA
PROGRAM STUDI INFORMATIKA
Disusun Oleh :
NIM : 191080200106
Kelompok :13
A. Konsep Model Data
Model data merupakan suatu cara untuk menjelaskan tentang data-data yang tersimpan dalam basis data dan bagaimana hubungan antar data tersebut untuk para pengguna (user) secara logika. Secara garis besar model data dapat dikelompokkan menjadi 3 macam yaitu :
1. Model Data Berbasis Objek (Object based data model)
2. Model Data berbasis Record (Record Based Data Model)
3. Physical Based Data Model
B. Bahasa Basis Data
1. DDL (Data Definition Language)
2. DML (Data Manipulation Language)
3. DCL (Data Control Language)
C. SQL (Structured Query Language)
SQL merupakan suatu bahasa (language) standar menurut ANSI (American National Standards Institute) yang digunakan untuk mengakses basis data. SQL pertama kali diterapkan pad sistem R (sebuah sisem riset pada laboratorium riset San Jose, IMB)
Elemen SQL:
1. Pernyataan
perintah SQL yang meminta suatu tindakan kepada DBMS (Database Management System).
Pernyataan
|
Keterangan
|
CREATE
|
Menciptakan basis data, tabel atau indeks
|
ALTER
|
Mengubah struktur tabel
|
DROP
|
Menghapus basis data, tabel atau indeks
|
COMMIT
|
Mengakhiri sebuah eksekusi transaksi data
|
ROLLBACK
|
Mengembalikan ke keadaan semula sekiranya suatu transaksi gagal dilaksanakan
|
INSERT
|
Menambahkan sebuah baris pada tabel
|
UPDATE
|
Mengubah nilai pada sebuah baris
|
SELECT
|
Memilih baris dan kolom pada tabel
|
DELETE
|
Menghapus baris pada tabel
|
GRANT
|
Menugaskan hak terhadap basis data kepada pengguna atau grup pengguna
|
REVOKE
|
Embatalkan hak terhadap basis data
|
2. Nama
identitas bagi objek-objek pada DBMS (Database Managemen System).
3. Tipe Dat
Tipe
|
Keterangan
|
Range Nilai
|
TINYINT
|
Nilai interger yang sangat kecil
|
Signed : -128 s.d. 127 unsigned : 0 s.d. 255
|
SMALLINT
|
Nilai integer yang kecil
|
Signed : -32768 s.d. 32767
Unsigned : 0 s.d. 65535
|
MEDIUMINT
|
Integer dengan nilai medium
|
Signed : -8388608 s.d. 8388607
Unsigned : 0 s.d. 16777215
|
INT
|
Integer dengan nilai standar
|
Signed :-2147483648 s.d. 2147483647
Unsigned : 0 s.d. 4294967295
|
BIGINT
|
Integer dengan nilai besar
|
Signed : -9223372036854775808 s.d 9223372036854775807
Unsigned : 0 s.d. 18446744073709551615
|
FLOAT
|
Bilangan desimal dengan single-procission
|
Minimum ± 1.175494351e-38
Maksimum ±3.40282346e+38
|
DOUBLE
|
Bilangan desimal dengan double-procission
|
Minimum ±2.2205738585072014e-308
Maksimum ± 1.7976931348623457e+308
|
DECIMAL (M,D)
|
Bilangan float (desimal) yang dinyatakan sebagai string. M adalah jumlah digit yang disimpan dalam suatu kolom, N adalah jumlah digit dibelakang koma
|
Tergantung pada nilai M dan D
|
4. Operator aritmatika
Simbol
|
Keterangan
|
*
|
Perkalian
|
/
|
Pengurangan
|
+
|
Penjumlahan
|
-
|
Pengurangan
|
%
|
Sisa pembagian
|
5. operator relasi
Simbol
|
keterangan
|
=
|
Sama dengan
|
>
|
Lebih besar
|
<
|
Lebih kecil
|
>=
|
Lebih besar atau sama dengan
|
<=
|
Lebih kecil atau sama dengan
|
<>
|
Tidak sama dengan
|
6. operator logika
Simbol
|
keterangan
|
NOT atau !
|
Sebagai negasi atau pembalik nilai
|
OR atau ||
|
Atau
|
AND atau &&
|
Dan
|
7. operator pembanding
Simbol
|
Keterangan
|
IS NOT NULL
|
Apakah sebuah nilai adalah titik kosong (not null)
|
IS NULL
|
Apakah sebuah nilai adalah kosong (null)
|
BETWEEM
|
Apakah suatu nilai diantara dua batasan nilai
|
IN
|
Apakah suatu nilai berada didalam pilihan yang ada
|
NOT IN
|
Apakah suatu nilai tidak berada dalam pilihan yang ada
|
LIKE
|
Apakah suatu nilai sesuai dengan kriteria tertentu
|
NOT LIKE
|
Apakah suatu nilai tidak sesuai dengan kriteria tertentu
|
D. DDL
1. Membuat database
Syntax :
CREATE DATABASE namadatabase;
CREATE DATABASE namadatabase;
2. Menampilkan daftar database
Syntax:
SHOW DATABASES;
3. Menghapus database
Syntax :
DROP DATABASE namadatabase;
4. Mengaktifkan Database
Syntax:
USE namadatabase;
5. Membuat Tabel
Syntax:
CREATE TABLE namatable
(
Field1 TipeData1 ([lebar]),
Field2 TipeData2 ([lebar]),
. . .
Field3 TipeData3 ([lebar])
);
6. Mendefinisikan null
Syntax:
CREATE TABLE namatabel
(
Field1 TipeData1 ([lebar]) NOT NULL,
Field2 TipeData2 ([lebar]) NOT NULL,
. . .
Field3 TipeData3 ([lebar])
);
7. Memberi kunci primer
Syntax:
ALTER TABLE namatabel ADD CONSTRAINT namaconstraint PRIMARY KEY (namakolom) ;
Atau
CREATE TABLE namatabel
(
Field1 TipedData1 ([lebar]) NOT NULL PRIMARY KEY,
Field2 TipedData2 ([lebar])
) ;
8. Menghapus primary key
Cara 1 : Jika primary key dibuat dengan menggunakan alter table :
ALTER TABLE namatabel DROP CONSTRAINT namaconstraint;
Cara 2 : Jika primary key dibuat melalui create table :
ALTER TABLE namatabel DROP PRIMARY KEY ;
9. Menentukan foreign key
CREATE TABLE namatabel
(
Field1 TipeData1 ([lebar]),
Field2 TipeData2 ([lebar]),
FOREIGN KEY (field2) REFERENCES namatabelinduk
(namafileinduk) ON UPDATE CASCADE
ON DELETE NO ACTION
)
Atau
ALTER TABLE namatabel ADD CONSTRAINT namaconstraint FOREIGN KEY (namafield) REFERENCES namatabelinduk (namafieldinduk) ON UPDATE CASCADE ON DELETE NO ACTION ;
E. DML
1. Insert
INSERT INTO namatabel VALUES (nilai1,nilai2,nilai-n);
Atau
INSERT INTO namatabel (kolom1,kolom2,kolom-n) VALUES (nilai1,nilai2,nilai-n);
2. Update
UPDATE namatabel SET kolom1 = nilai1, kolom2 = nilai2 [WHERE kondisi];
3. Select
Syntax : SELECT * FROM namatabel;
4. Delete
DELETE FROM namatabel [WHERE kondisi];
F. QUERY
1. Jenis – jenis join pada query:
a. Cross join
select * from namatable CROSS JOIN namatable2 LIMIT (berapa yang mau dilimit);
b. Operator Inner Join
Mysql> select * from pengarang join buku on (pengarang.kode_pengarang=buku.kode_pengarang);
c. Equijoin
SELECT buku.kode_buku, buku.judul_buku, pengarang.kode_pengarang, pengarang.nama_pengarang FROM buku, pengarang WHERE buku.kode_pengarang=pengarang.kode_pengarang;
d. Self-join
SELECT a.kode_buku, b.judul_buku FROM buku a, buku b WHERE a.harga=’25000’ AND a.harga=’25000’;
e. Natural join
SELECT buku.kode_buku, buku.judul_buku, pengarang.kode_pengarang, pengarang.nama_pengarang FROM buku NATURAL JOIN pengarang
G. UNION, INTERSECT, EXCEPT
1. UNION
Mysql> select tahun_terbit,judul from buku where tahun_terbit=’2003’ union > select tahun_terbit,judul from buku where tahun_terbit=’2004’;
2. INTERSECT
SELECT * FROM namatabel1 INTERSECT SELECT * FROM namatabel2
3. EXCEPT
SELECT * FROM namatabel1 EXCEPT SELECT * FROM namatabel2
H. Hak Akses
1. perintah grant
GRANT jenis_akses (``nama_kolom) ON nama_database TO nama_user IDENTIFIED BY ”nama_password” [WITH GRANT pilihan_akses]
Atau
GRANT hak_akses ON namatabel TO pemakai;
2. membatasi hak akses
GRANT SELECT, UPDATE (kode_buku,judul_buku,tahun_terbit) ON buku TO edi;
3. memberi hak akses penuh
GRANT ALL ON buku to pemakai;
4. hak akses publik
GRANT SELECT, INSERT ON namatable;
5. pencabutan hak akses
REVOKE hak_akses ON nama_database FROM nama_user;
Atau
REVOKE hak_akses ON namatabel FROM nama_user;
Comments
Post a Comment